TheMandalikaGP

Brembo Salahkan Pilihan Jenis Rem Tim Yamaha Saat Di Spielberg

THEMANDALIKAGP – Masih ingatkan dengan tragedi Maverick Vinales yang menjatuhkan diri dari motor karena kehilangan kendali atas motornya? Nah, sekarang teknisi Brembo produsen rem untuk motor MotoGP angkat bicara. Dikutip dari Speedweek, Andrea Bergami, teknisi Brembo sudah memperkenalkan jenis rem baru dengan kekuatan cengkramannya yang tinggi serta peningkatan di sistem ventilasi agar rem dapat bekerja dengan konsisten terutama pada temperatur tinggi.

Bergami merekomendasikan jenis rem ini dipakai oleh motor pembalap terutama saat menaklukan sirkuit Spielberg beberapa pekan lalu. Tim selain KTM, Aprilia dan Avintia mengikuti saran dari Bergami. Bergami mengatakan bahwa Vinaels salah memilih rem caliper pada saat balapan, ia sudah memberi tahu Yamaha namun saran tersebut tidak diikuti oleh tim Yamaha.

Bergami hanya bisa menyarankan tim untuk menggunakan rem terbaik dan sesuai dengan kondisi trek, jika saran itu diabaikan maka Bergami tidak memiliki hak untuk memaksakan tim tersebut karena semua keputusan kembali ke tim masing-masing.

“The main problem for Maverick was the wrong choice of the brake caliper in the race. I explained and advised all the Yamaha teams which variant to use – that was of course the 2020 caliper, which is optimized for this type of track. But in the end the decision rests with the team, we can’t force them to use a specific caliper. We can only make a clear suggestion, after which it is up to the Maverick team and the driver who decided on an incorrect variant.” 

“Masalah utama bagi Maverick adalah pemilihan kaliper rem yang salah saat balapan. Saya menjelaskan dan menyarankan kepada semua tim Yamaha varian mana yang akan digunakan – itu tentu saja kaliper 2020, yang dioptimalkan untuk jenis trek ini. Tapi di akhirnya keputusan ada pada tim, kami tidak bisa memaksa mereka untuk menggunakan kaliper tertentu. Kami hanya bisa memberikan saran yang jelas, setelah itu terserah tim Maverick dan pembalap yang memutuskan varian yang salah. ” ucap Bergami dikutip dari Speedweek.

Post a Comment