TheMandalikaGP

Cal Crutchlow Kagum Dengan Keseriusan FIM Tangani Kasus Doping

THEMANDALIKAGP – Kasus penggunaan doping yang menimpa Andrea Iannone menjadi pelajaran untuk para pembalap lain. Akibat dari kasus tersebut Iannone harus menjalani masa skorsing 18 bulan kedepan, lebih tepatnya masa tersebut akan berakhir bertepatan dengan musim 2021.

Kasus yang menimpa Iannone ini menjadi pelajaran bagi para pembalap, seperti Cal Crutchlow. Crutchlow memberi apresiasi kepada FIM karena sudah menggakan peraturan terkait anti-doping, bahkan dari tahun ketahun dan tahun sebelumnya jumlah tes mengalami perkembangan yang signifikan.

Crutchlow memang sudah menekankan berkali-kali pada FIM betapa pentingnya test obat-obatan bagi para pembalap, jika ada pembalap yang terlihat curang, maka penting untuk di test.

“in the past years I have always been the one who put pressure on drug tests. It is good to see that FIM is now taking the issue more seriously. If a driver is caught cheating, it proves that the tests work. We needed that.”

“Bertahun-tahun lalu saya paling menekankan pada test obat-obatan, tapi sekarang FIM sudah mengatasi hal tersebut jauh lebih baik, jika pembalap ketahuan, maka disitulah bisa dilihat bahwa test nya bekerja. Kita butuh itu”

Crutchlow menyarankan bahwa seharusnya para pembalap diberikan test selama 90 menit secara individu menggunakan video dan menjawab pertanyaan terkait pelanggaran penggunaan doping. Setidaknya 80 persen jawaban harus benar, jika seperti itu para pembalap tidak bisa mengelak bahwa mereka tidak tahu tentang pelanggaran tersebut.

 

Post a Comment