TheMandalikaGP

CEO Dorna Sports: Alasan Thailand GP Ditunda Karena Situasinya Berbeda Denga Qatar

THEMANDALIKAGP – Pasca pernyataan dibatalkannya Qatar GP Dorna Sports CEO Carmelo Ezpeleta merilis statement mengenai dibatalkan Qatar GP dan ditundanya Thailand GP. Carmelo Ezepelata dilansir dari laman motogp.com menyatakan bahwa situasi di Qatar dan Thaiand berbeda, Pemerintah Qatar sepakat bahwa pengunjung yang berada di Italia selama 14 hari dan akan berkunjung ke Qatar harus di karantina selama 14 hari. Itulah yang menjadi pertimbangan tim MotoGP, IRTA dan FIM untuk menghargai keputusan Qatar dan menunda pelaksanaan Qatar GP.

Meski demikian, ajang Moto2 dan Moto3 tetap diselenggarakan di Qatar dan mengalami perubahan jadwal Moto3™ dimulai pada 16:20 dan Moto2™ pada 18.00 waktu setempat. Hal ini dilakukan karena tim Moto2 dan Moto3 sudah berada di Qatar setelah test pramusim pekan lalu.

Dalam hal ini Carmelo juga mengatakan terkait dengan Thailand GP yang juga ditunda kurang dari 24 jam setelah Qatar GP ditunda bahwa, Thailand tidak melarang masyarakat untuk mengunjungi negara tersebut tapi Pemerintah Thailand menunda event motor ini karena akan membawa penonton yang besar dari seluruh dunia dimana terdapat potensi penyebaran virus. Thailand GP pun rencananya akan dijadwalkan ulang pada akhir tahun ini.

“It’s not related to Italians or anyone of any other nationality going to Thailand, it’s that they have decided to cancel big events with large numbers of spectators. It’s different to the situation with Qatar, so we decided to postpone the Thailand Grand Prix and try to locate a date at the end of the year to make the GP possible.” 

Ezpelata mengatakan “Ini tidak terkait dengan orang-orang Italy atau warga negara lain yang akan pergi ke Thailand, mereka memutuskan menunda penyelenggaraan event olahraga yang akan mendatangkan jutaan penonton. Situasi yang berbeda dengna Qatar, jadi kita menunda Thailand GP dan akan menempatkannya di akhir tahun agar dapat terlaksana” ucapnya.

Post a Comment