TheMandalikaGP

Fabio Quartararo: “Ini Adalah Balapan Terberat Saya”

THEMANDALIKAGP – Tidak kalah seru, seri kedua MotoGP yang berada di sirkuit yang sama yakni sirkuit Jerez Angel Nieto, Andalusia pada hari Minggu (26/7) mengkisahkan kemenangan berturut-turut yang di dapatkan oleh pembalap asal Perancis Fabio Quartararo yang bernaung di tim satelit petronas Yamaha.

Fabio kembali menduduki posisi pertama disusul dengan Maverick Vinales dan Valentino Rossi! Wah jadi ini benar-benar kemenangan besar untuk tim satelit maupun pabrikan Yamaha. Fabio menjadi pembalap termuda yang memenangkan seri Jerez diikuti dengan kemenangan pertama dan kedua. Prestasi ini pun digadang-gadang menjadi pesain berat Marc Marquez yang absen diseri ini akibat cedera yang ia alami pada seri pertama pekan lalu.

Dalam wawancaranya dengan MotoGP , Fabio mengatakan bahwa pertarungannya kali ini sungguh berat. Ia pun juga mengaku telah membuat kesalahan kecil terlebih lagi denga tempertatur Jerez yang begitu panas dihari itu. Namun ia mengatakan bahwa motor yang ia gunakan dalam kondis baik. Fabio menambahkan bahwa di dalam kondisi yang serba cepat ini ia dan timnya harus cepat beradaptasi terutama dengan trek di Jerez.

“I did make some mistakes today but small ones. It was so tough, to make 25-laps at the front with this temperature… I think it was the hardest race of my life, honestly. It was so hot, no air, my hand and my feet were so hot. So it was really difficult but honestly, I felt really good on the bike. What’s difficult in MotoGP is sometimes, when you finish a race in Moto is sometimes it’s one condition, then it’s another. From last week the condition was different, we need to adapt so quickly. I think that’s the most difficult thing in Jerez.”

“Saya memang membuat beberapa kesalahan hari ini tetapi kecil. Sungguh sulit, untuk membuat 25-lap di depan dengan suhu ini … saya pikir itu adalah balapan terberat dalam hidup saya, jujur. disana sangat panas, tidak ada udara, tangan dan kaki saya sangat panas. Jadi itu benar-benar sulit tetapi jujur, saya merasa sangat baik di atas motor.  Dari yang terakhir minggu kondisinya berbeda, kita perlu beradaptasi begitu cepat. Saya pikir itu hal yang paling sulit di Jerez.”

Post a Comment