TheMandalikaGP

Harus Ekstra Hati-hati, Berikut 4 Sirkuit Dengan Cuaca Terekstrim

THEMANDALIKAGP – Setiap sirkuit memiliki kondisi cuaca yang berbeda-beda dan beragamnya kondisi cuaca ini juga berdampak kepada kondisi pembalap berikut dengan motor yang mereka pakai. Para pembalap pun diminta untuk dapat beradaptasi dengan mudah jika sewaktu-waktu iklim di sirkuit berubah-ubah. Contohnya seperti panasnya sirkuit akan mengakibatkan pembalap mudah terkena dehidrasi, sirkuit dengan intensitas hujan yang tinggi juga meningkatkan resiko pembalap mengalami crash dan sirkuit dengan kecepatan angin yang tinggi bisa membuat pembalap keluar dari trek.

Nah sirkuit mana saja ya itu? Berikut adalah tiga sirkuit di dunia yang memiliki cuaca ekstrim versi Box Repsol

1. Sirkuit Terpanas – Lossail International Circuit

Instagram @losailcircuit

Lossail International Circuit, Qatar menjadi sirkuit terpanas di dunia, tentu saja karena lokasi ini berada di tengah padang gurun. Maka dari itu balapan di sirkuit ini diadakan di malam hari karena intensitas panasnya mulai berkurang. Balapan di malam hari pun juga harus ditunjang dengan lampu sorot yang begitu banyak karena sirkuit ini akan sangat gelap sekali. Pada saat race, sirkuit ini akan menyalakan 3,600 lampu yang menggunakan kabel sepanjang 500 km. Hal ini dilakukan agar mengurangi bayangan yang akan ditimbulkan karena bisa mengganggu konsentrasi para pembalap.

Pembalap pun diminta untuk menjaga staminanya selama berada di sirkuit ini, suhu yang panas membuat mereka rentan terkena dehidrasi. Selain itu suhu yang tinggi seperti ini juga mempengaruhi kondisi ban jadi kondisi ban harus diperhatikan jika tidak, nanti bisa berakibat fatal.

2. Sirkuit Dengan Curah Hujan Tertingi – Silverstone Circuit dan Motegi Circuit

Instagram @silverstonecircuit

Instagram @twinring_motegi

Semua sirkuit memang berpotensi turun hujan, tapi tidak sesering dua sirkuit yang berada di wilayah Inggris (Silverstone Circuit) dan Jepang (Motegi Circuit).  Kedua sirkuit tersebut memiliki curah huan yang ekstreme dengan waktu yang sulit diprediksi. Dalam hitungan menit, iklim di kedua sirkuit itu bisa berubah. Pembalap pun dituntut untuk ekstra hati-hati pada akselerasi motor. Pakaian pembalap pun harus disesuaikan kembali agar bisa beradaptasi dengan kondisi cuaca seperti ini, mulai dari sarung tangan, helm dan pelindung siku.

3. Sirkut Dengan Intensitas Angin Tertinggi – Philip Island

Instagram @phillipslandcircuit

Terakhir adalah sirkuit yang memiliki intensitas angin tertinggi yakni Philip Island, sirkuit yang terletak di Australia ini memiliki angin yang terlampau sejuk dan mempengaruhi kondisi aspal sehingga membuat ban motor menjadi tipis terutama di sisi kanan. Hempasan angin di sirkuit ini juga mengakibatkan kondisi iklim yang tidak menentu bisa turun salju atau panas. Selain itu yang lebih berbahaya lagi, saking kuatnya angin disana, para pembalap pun berpotensi untuk keluar dari lintasan. Jadi mereka harus memperhatikan betul kemudinya.

 

Post a Comment