TheMandalikaGP

Lama Tak Kendarai Motor, Albert Arenas Khawatir Kehilangan Teknik Bermotornya

THEMANDALIKAGP – Albert Arenas berharap ia tidak lupa bagaimana cara berkendara motor balap, hal itu ia sampaikan pada interview bersama dengan Aspar Team. Selain pembalap MotoGP, pembalap kelas Moto3 juga harus hiatus dari balapan selama 2 bulan lebih, bedanya mereka sudah melangsungkan race pertama di Qatar. Sementara tim MotoGP belum sama sekali, namun persamaannya para pembalap kebanyakan merasa was-was jika mereka tidak bisa menguasai motor mereka lagi.

“Being so long without races is especially difficult due to the absence of adrenaline. Being confined at home, sometimes I would go up the wall, I suppose, like everyone, since we were all in the same situation. I have tried to keep as active as possible, but we have been competing for many years and I hope I have not forgotten how to get my knee down.”

“Lama tidak balapan adalah hal tersulit karena akan mengurangi andrenalin. Nyaman dirumah kadang membuat saya menjadi emosional, sama seperti semua orang, karena kita ada disituasi yang sama. Saya telah mencoba beraktifitas tapi kita tidak balpaan untuk beberapa bulan dan saya harap saya tidak lupa bagaimana menurunkan kaki saya” ucapnya dilansir dari motogp.com

Terlebih lagi selama masa hiatus, para pembalap hanya bisa melatih fisik dirumah sambal menonton race MotoGP lama, tanpa bisa mengendarai motor di trek. Masa-masa ini adalah masa tersulit bagi pembalap karena bisa mengurangi adrenalin. Arenas pun sebelumnya pernah merasakan hidup tanpa balapan karena cedera yang ia alami.

Seluruh perkembangan mengenai balapan selalu Arenas ikuti, mulai dari penundaan beberapa seri bahkan info terakhir yakni Dorna Sports yang tengah mengajukan proposal kepada pemerintah Spanyol agar bisa mengadakan balapan di sirkuit Jerez pada Juli mendatang. Informasi ini membuat Arenas kembali termotivasi untuk memulai balapan secepat mungkin meskipun belum dapat dipastikan jika race akan berlangsung disana atau tidak.

Arenas pun ingin kembali ke masa-masa dimana balapannya selalu ramai dengan gemuruh fans apalagi waktu ia memenangkan Thailand GP pada 2019. Saat itu Arena bercerita bahwa kemenangannya betul-betul disambut luar biasa.

 

 

Post a Comment