TheMandalikaGP

Loris Baz Rela Tinggalkan Kawasaki Di WSBK Demi MotoGP

THEMANDALIKAGP – Ex pembalap MotoGP Loris Baz kembali mengenang masa-masa dimana ia masih bergabung kedalam World SBK sebelum akhirnya memutuskan untuk pindah ke MotoGP. Baz memutuskan hijrah ke MotoGP setelah sukses dalam 2 musim di World SBK bersama dengan Kawasaki. Dirinya pun juga digantikan oleh Jonathan Rea yang saat ini mendapatkan lima gelar kejuaraan dunia WSBK.

“I think there have been three challenging years. 2012, coming into World Superbike halfway through the season, with no testing and a lot of pressure with the best team.”

“Saya rasa ada tiga tahun yang menantang, 2012 bergabung di World Superbike pada setengah musim tanpa uji coba dan banyak tekanan dengan tim terbaik” ucapnya

Saat bergabung ke MotoGP, ia dinaungi oleh tim Forward Racing dan setelah 2 tahun ia dipinang oleh tim privat Avintia Racing. Dirinya pun mengakui bahwa ia memang gagal pada tahun pertama di MotoGP tapi ia sangat menikmati performanya bersama dengan Ducati. Ternyata performanya selama 3 tahun di MotoGP tidak cukup untuk mempertahankan kedudukannya di MotoGP. Kemudian Baz kembali ke WSBK pada 2018 bersama dengan BMW dan 2019 hingga sekarang bersama dengan Ten Kate Yamaha.

“Then moving to MotoGP™ was really, really challenging also. It was my dream since I was eight, I just wanted to race in MotoGP™ but a lot of people told me I was crazy to go away from Kawasaki and I was too tall for success in MotoGP”

Kemudian saya pindah ke MotoGP yang benar-benar menantang, menjadi pembalap MotoGP juga cita-cita saya sejak usia 8 tahun . Saya hanya ingin balapan di MotoGP tapi banyak orang bilang saya gila karena meninggalkan Kawasaki dan terlalu tinggi untuk meraih sukses di MotoGP” tandasnya dilansir dari motogp.com

Keputusannya untuk meninggalkan Kawasaki, bergabung dengan MotoGP dan kembali ke WSBK dengan tim lain dianggap keputusan yang “gila” bagi sebagian orang. Namun Baz mendapatkan banyak pengalaman dan impiannya untuk menjadi pembalap MotoGP sejak kecil pun setidaknya pernah terwujud

 

 

Post a Comment