TheMandalikaGP

Massimo Meregalli Angkat Bicara Soal Insiden Maverick Vinales

THEMANDALIKAGP – Team Director Yamaha, Massimo Meregalli angkat bicara pasca insiden kecelakaan yang menimpa pembalapnya yakni Maverick Vinales pada Styrian GP hari Minggu (25/08) lalu. Maverick tiba-tiba kehilangan kendali atas motornya yang melaju 230 km/jam dan menabrak tembok pembatas. Motor Vinales pun terbakar dan balapan dihentikan sementara.

Sempat beredar informasi bahwa Vinales tidak dapat mengerem pada saat di tikungan pertama, alhasil ia melompat dari motor untuk menyelamatkan diri. Meregalli pun memberikan reaksi atas kejadian ini, menurutnya apa yang terjadi pada Vinales tidak bisa dikatakan karena masalah rem. Hal ini dipertegas bahwa Vinales dan pembalap Yamaha lain menggunakan rem dengan standar Brembo System.

Padahal sistem rem yang baru ini memberikan perubahan yang berarti bagi Rossi, Fabio dan Franco. Meregalli menambahkan bahwa ada dua hal yang menyebabkan Vinales kehilangan kendali, yang pertama adalah Vinales yang jauh tertinggal dan kedua adalah Vinales sudah merasakan keanehan pada saat lap kelima.

Dikutip dari Crash.net, saat ini tim Suzuki sedang menunggu teknisi mesin asal Jepang untuk mengetahui secara detail sebenarnya apa yang telah terjadi pada Maverick Vinales pada seri keenam minggu lalu.

But Yamaha has confirmed that¬†Maverick Vinales¬†remained on the standard Brembo system, which dramatically exploded at the midway stage of Sunday’s Styrian MotoGP, forcing the Spaniard to bail off his bike at 230km/h.

“Apa yang terjadi dengan Maverick adalah sesuatu yang kita tidak bisa prediksi, kami memilih menggunakan sistem itu sebagai sistem rem standar karean Brembo membawa perubahan besar untuk Rossi, Fabio dan Franco. Sekaran kami sedang memahawi apa yang sebenarnya terjadi tapi tidak akan mudah karena motor sedang dalam kondisi yang tidak baik. Tapi saya rasa pada saat kita berasa di Misano, kita bisa mendapatkan info dari tim teknisi kami di Jepang” ucap Meregalli.

 

 

Post a Comment