TheMandalikaGP

Merasa Tidak Bersalah, Iannone Tumpahkan Kekecewaannya Lewat Media Sosial

Padahal dirinya dan Aprilia sudah mengajukan gugatan pada Court of Arbitrartion Sport (CAS) bahwa itu adalah ketidaksengajaan Iannone mengkonsumsi makanan yang mengandung steroid dan itu merupakan hal yang dapat diterima oleh FIM. Namun nyatanya ia tetap dijatuhi skorsing selama lebih dari 1 tahun.
“Being judged innocent certainly does not leave me happy because, for the first time in history, an athlete is judged innocent and at the same time sentenced to 18 months for taking contaminated food out of his control. And I will not stop before this sentence because it will never happen again for anyone else”
Iannone juga berterimakasih pada keluarga, teman-teman, tim Aprilia karena masih percaya dan mendukung dirinya didalam situasi yang sulit ini. Rasa terimakasih pun juga ia sampaikan pada pengacaranya yakni Massimo Rivola dan sponsor yang tidak meninggalkannya dalam situasi ini.
Kontrak Iannone dengan Aprilia akan berakhir pada musim ini, jika hukuman Iannone baru selesai pada bulan Juni musim mendatang, kemungkinan besar akan ada sedikit tim yang akan menawarkan kontrak pada dirinya karena faktor usia yang memasuki ke 32 tahun. Namun demikian, tim Aprilia akan tetap mengajukan tuntutan pada CAS.
Untuk musim ini tim Aprilia akan menurunkan pembalap uji coba yakni Bradley Smith yang menggantikan Iannone pada test pra-musim. Semua tim pabrikan mendapatkan waktu tambahan untuk mempersiapkan diri sebelum jadwal seri pertama diumumkan sejak pandemik virus corona melanda.

Post a Comment