TheMandalikaGP

MotoGP 2020 Sum Up: Balapan Pertama Ditengah ‘New Normal’

THEMANDALIKAGP – Selama hampir setengah tahun para pembalap profesional baik di kelas MotoGP, Moto2 maupun Moto3 harus hiatus dari dunia balap. Bukan tanpa alasan, hal ini dilakukan guna menurunkan angka penyebaran Covid-19 di negara penyelenggara MotoGP.

Hiatusnya para pembalap juga disusul dengan pembatalan dan penundaan di beberapa seri sehingga dimusim ini hanya menyisakan 13 seri yang difokuskan di wilayah Eropa. Negara penyelenggara MotoGP di tiga belas seri tersebut juga harus menghadapi perubahan besar dalam protokol pelaksanaan MotoGP.

Dengan adanya pandemi Covid-19, para penyelenggara balap motor harus mengatur sedemikian rupa protokol kesehatan yang sesuai dengan standar WHO. Tentu hal ini berdampak pada banyak hal dan yang paling mencolok adalah ditiadakannya penonton dan pengurangan staff yang terlibat di paddock tak terkecuali dengan gadis-gadis cantik yang memayungi para pembalap dibawah terik mentari atau umbrella girl. 

Perbedaan yang mencolok tersebut telah kita saksikan pada balapan pertama di sirkuit Jerez Angel de Nieto pada hari Minggu (20/7). Tak sedikit pembalap yang mengeluhkan sepinya sirkuit tanpa penonton yang bisa mencapai ratusan ribu. Hal ini terpaksa harus dirasakan pembalap selama 12 seri kedepan atau hingga November 2020 mendatang demi keselamatan para tim dan pembalap yang terlibat di sirkuit.

Protokol kesehatan ini harus dipatuhi oleh seluruh tim penyelenggara MotoGP, bahkan Dorna Sports pun membuat peraturan bahwa pembalap dan timnya harus melakukan uji Covid-19 sebelum dan sesudah race, memakai hand sanitizer, masker dan lain-lain. Bahkan seluruh tim dan pembalap tidak dapat keluar dari area hotel dan sirkuit! Betul-betul protokol kesehatan yang ketat.

Hal ini ternyata berpengaruh besar terhadap perekonomian negara penyelenggara MotoGP, dengan ditiadakannya penonton maka seluruh tiket yang dibeli akan dikembalikan atau dialihkan ke musim depan.

Lantas bagaimana dengan Indonesian GP?

Indonesia berkesempatan untuk menghelat pagelaran balap motor paling bergengsi di dunia pada tahun 2021 mendatang. Dengan melibatkan putra putri terbaik bangsa, pembangunan Mandalika International Street Circuit masih terus dikejar agar selesai tepat waktu dan dapat digunakan dengan baik sesuai dengan standar dari FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme). Tentunya perhelatan akbar MotoGP di Indonesia ini akan menjadi awal kebangkitan pariwisata Indonesia dimana saat ini Indonesia sedang terdampak Covid-19.

Dapat dipastikan bahwa MotoGP Indonesia atau Indonesian GP 2021 akan menjadi magnet bagi para pembalap MotoGP dan seluruh fans MotoGP diseluruh dunia. Terutama Mandalika International Street Circuit adalah sirkuit yang berbeda dari sirkuit lain di dunia karena sirkuit ini akan menjadi sirkuit tercepat yang pernah ada!

Waktu akan berjalan cepat, tanpa sadar kita sudah memasuki pertengahan tahun dan tinggal tersisa beberapa bulan lagi untuk menyambut Indonesian GP 2021. Dengan kerja keras, semangat dan optimisme yakin bahwa sirkuit Mandalika akan selesai tepat waktu dan menjadi sirkuit terbaik yang pernah ada.

Jadi semakin tidak sabar untuk menyambut Indonesian GP 2021! See you next year!

 

Post a Comment