MotoGP

Gonjang-ganjing Mundurnya Suzuki dari MotoGP

13 May 2022 | 08:49 AM

Tersiar kabar Suzuki akan mundur dari MotoGP 2023. Kabar mengejutkan ini mulai terdengar saat sesi tes di seri Jerez kemarin. 

Belum ada kepastian langsung dari Suzuki mengenai kabar yang tersebar namun, kabar tersebut sudah banyak menuai kekhawatiran dari beberapa pihak. Salah satu pihak yang sangat khawatir akan kabar ini adalah Joan Mir, pembalap dari Suzuki Ecstar.  

Paco Sanchez, selaku manajer dari Joan Mir mengatakan pada sebuah siaran Twitch yang dikutip oleh GPOne (03/05/2022), "Sampai saat ini, saya belum menerima pengumuman resmi tentang mundurnya Suzuki dari MotoGP,” 

“Saya mencoba menghubungi manajer tim, akan tetapi saya belum juga menerima respon dari mereka. Apa yang sedang terjadi ini sangat luar biasa, itu juga dikarenakan Joan Mir memiliki tujuan untuk tetap bertahan di Suzuki,” tambah Sanchez.

Selain itu, Dorna selaku penyelenggara MotoGP memberikan sebuah peringatan resmi untuk Suzuki tentang kabar ini. Mengingat Suzuki masih memiliki kontrak dengan MotoGP hingga 2026.

"Kami sudah menghubungi Suzuki untuk mengingatkan bahwa kontrak mereka dengan MotoGP tidak memungkinkan mereka membuat keputusan itu secara sepihak," tulis Dorna pada pernyataan resminya

Jika kabar tersebut benar-benar terjadi, Dorna sendiri tidak berniat untuk mengurangi kuota pembalap pada MotoGP. Tersiar kabar juga, bahwa sudah ada beberapa tim independen yang ingin mengambil alih slot Suzuki ini.

Hingga saat ini, krisis finansial menjadi alasan terkuat yang membuat Suzuki mundur dari MotoGP. Terlebih lagi, semenjak kembalinya Suzuki ke MotoGP pada tahun 2015, mereka belum pernah memiliki sponsor utama yang besar. 

Sebagai informasi, Suzuki pun pernah meninggalkan MotoGP pada tahun 2011 dengan alasan yang serupa, yaitu masalah finansial.

Suzuki Resmi Ungkap Bakal 'Cabut' dari MotoGP

Pihak Suzuki akhirnya angkat suara soal gonjang-ganjing keluarnya mereka dari MotoGP, "Suzuki Motor Corporation sedang dalam diskusi dengan Dorna terkait kemungkinan mengakhiri partisipasi di MotoGP pada akhir 2022," tulis pernyataan resmi Suzuki, Kamis (12/5).

Suzuki mengatakan bahwa pihaknya sedang mengalami masalah ekonomi, yang mana mereka terpaksa mengalihkan fokus pendanaan mereka ke sektor yang lebih vital. Oleh karena itu, Suzuki Ecstar mesti dikorbankan dalam waktu dekat ini.


"Sayangnya, situasi ekonomi saat ini dan kebutuhan untuk fokus terhadap perubahan dunia otomotif dalam beberapa tahun terakhir, memaksa Suzuki mengalihkan biaya dan sumber daya manusia untuk mengembangkan teknologi baru."

"Kami ingin menyampaikan rasa terima kasih yang terdalam kepada tim Suzuki Ecstar, lalu pihak-pihak yang mendukung segala aktivitas tim sepeda motor balap Suzuki selama bertahun-tahun, dan kepada seluruh penggemar Suzuki yang sudah memberikan kami antusiasme dan dukungan," tutup mereka.