MotoGP

Usai MotoGP Mandalika, Terbitlah WSBK

13 May 2022 | 08:44 AM

Ajang balapan motor tertinggi, MotoGP, sukses digelar di Pertamina Mandalika International Street Circuit pada 18-20 Maret 2022. Usai MotoGP, Mandalika bakal kembali menjadi tuan rumah balapan World Superbike (WSBK) yang dijadwalkan tanggal 11-13 November 2022.

Pada WSBK tahun lalu, pembalap dari tim Pata Yamaha With Brixx WorldSBK, Toprak Razgatlıoğlu sukses menjadi juara dunia WSBK 2021 mengalahkan rival terdekatnya, Jonathan Rea.

Meskipun hanya finis di posisi kedua dan keempat sesi balapan satu dan dua, Toprak tetap dinyatakan sebagai juara dunia dengan keunggulan 25 poin di atas Rea.

Toprak pun memastikan bakal bertahan di WSBK bersama Pata Yamaha sampai kontraknya berakhir tahun 2023, walaupun ia dijagokan naik kelas ke MotoGP.

“Saya suka dengan lingkungan di sekitar paddock WSBK. Saya akan tetap di sini untuk setidaknya dua musim lagi,” kata Toprak.

“Setelah itu, baru kita lihat keadaannya. Saya pribadi suka di WSBK, karena semua terasa seperti keluarga,” tambahnya.

Kendati demikian, tim Principal Pata Yamaha, Paul Denning, tak mengelak bahwa Toprak punya peluang ke MotoGP pada 2023.

“Untuk 2023, kita lihat saja nanti. Kalau dia bisa menang lagi di sini [WSBK] dan kemudian Yamaha ingin dia ke MotoGP, semuanya mungkin saja. Jadi tunggu saja,” tegas Denning.

Pada WSBK 2022, Topra pun memastikan bakal menggunakan nomor balap 1 merujuk pada impian mendiang sang ayah, demi melihat Toprak kembali menjadi juara dunia WSBK.

Sebelumnya, pria berusia 25 tahun ini selalu menggunakan nomor balap 54. Namun, juara bertahan memiliki hak untuk menggunakan nomor 1.

Sekilas Beda MotoGP dan WSBK

Salah satu perbedaan antara ajang balap MotoGP dan WSBK, yaitu dari bobot motor yang dipakai pembalap. MotoGP memiliki bobot minimal 157 kilogram, sementara bobot minimal motor WSB 168 kilogram.

Untuk desain mesin, MotoGP memiliki kebebasan selama tidak melebihi batas 1.000 cc. Sedangkan lebar piston, maksimal 81 mm dan maksimal 4 silinder. Semua motor MotoGP dilengkapi ECU (engine control unit).

Sementara WSBK, memiliki batas yang sama dengan MotoGP pada kapasitas mesin, yaitu 1.000 cc. Untuk ECU (engine control unit) dan software, WSBK lebih terbuka namun terhalang pada anggaran yang dibatasi.

Untuk material yang digunakan MotoGP dan WSBK, sama-sama menggunakan material yang ringan seperti, serat karbon, titanium, dan magnesium. Perbedaannya hanya terletak pada aturan WSBK yang membatasi penggunaan materialnya.