TheMandalikaGP

Poncharal, Lebih Baik Balapan Tanpa Penonton Daripada Tidak Ada Balapan Sama Sekali

THEMANDALIKAGP – Presiden IRTA Herve Poncharal memberikan statement terkait dengan pelaksanaan MotoGP musim 2020. Seperti diketahui pandemi covid-19 yang menyebar keseluruh dunia, berdampak besar bagi event internasional seperti MotoGP yang pergerakannya mencakup mancanegara. Sebelumnya Dorna Sports, IRTA dan FIM sepakat menunda bahkan membatalkan beberapa seri karena kondisi yang masih belum kondusif di Negara penyelenggara tersebut

Tak pernah dibayangkan sebelumnya bahwa pandemi ini akan berlansung dalam waktu yang cukup lama. Dorna Sports, IRTA dan FIM awalnya mengira bahwa pandemic ini akan hanya memakan waktu beberapa minggu dan setelah dari Qatar mereka bisa melanjutkan balapan. Namun apa yang terjadi di China dan beberapa Negara di dunia menjadi pertimbangan bagi penyelenggara MotoGP untuk menunda seri tersebut.

Saat ini semua keputusan Dorna Sports, IRTA dan FIM harus mengacu pada kebijakan pemerintah Negara setempat, dikarenakan adanya mobilitas yang tinggi jika menyelenggarkan event MotoGP.

Dilansir dari motogp.com Poncharal memperkitakan bahwa race pertama dapat dilakukan pada Julia atau Agustus. Meskipun mereka belum memutuskan secara resmi, namun ketiga penyelenggara MotoGP san MSMA pun bertekad untuk menguatkan event olahraga dengan saling berkmunikasi dan berkonsultasi terkait dengan keputusan yang akan diambil oleh Carmelo Ezpeleta CEO Dorna Sports.

“The objective of July or August seems more and more conceivable, even if to date, nothing has been signed and acquired. Dorna Sports, the FIM, the MSMA and IRTA, of which I am the President, form a united group, that is precisely the strength of our sport. We are constantly exchanging. Carmelo Ezpeleta makes the decisions, but he always consults us and listens to us. If there are ideas that can get things done, he takes them into account

Selain itu aka nada pembatasan orang di dalam sirkuit termasuk staff di paddock, media dan peniadaan penonton bahkan menggunakan 1 sirkuit untuk 2 pekan berturut-turut. Meski hal ini tidak disukai para pembalap dan pendukungnya, Poncaral lebih memilih opsi pertandingan tanpa penonton daripada tidak ada race sama sekali.

“Of course, we don’t like that. The fans, the public, the supporters are the basis of our sport. But between no races at all and races without spectators… Even if you choose, you might as well take the second option. It’s our job, our passion. Everything must be done so that there are races, for fans, teams, riders and TV. If it is possible with reduced staff, then we will make sure to respect this condition. Also, when possible, we will try to compete in two Grands Prix on the same circuit. We could very well stay at a circuit for two weekends.”

 

 

Post a Comment