TheMandalikaGP

Produksi Michelin Menurun, Stok Ban MotoGP Hanya Untuk 2 Grand Prix

THEMANDALIKAGP – Hampir seluruh pabrik industry di dunia tutup karena pandemi covid-19 yang berbahaya ini. Begitupula dengan pabrik ban Michelin yang berada di Perancis. Sejak karantina wilayah dimulai, Michelin hanya memproduksi kurang dari 10% dari kapasitas normal. Untuk stok ban yang akan digunakan oleh pembalap MotoGP, Piero Taramasso mengatakan bahwa mereka hanya memiliki stok ban untuk 2 grand prix saja karena proses produksi yang memakan waktu satu bulan lamanya.

Pada kondisi normal, Michelin memproduksi ban untuk setiap Grand Prix karena setiap sirkuit memiliki kondisi lintasan dan cuaca yang berbeda dan Michelin pun juga membuat spesifikasi ban yang berbeda disetiap serinya. Namun pada saat pandemi covid-19 ini, mereka hanya menyiapkan stok ban untuk 6 seri per musim.

Untuk memproduksi ban yang sesuai dengan kondisi lintasan, Michelin membutuhkan 3 hingga 4 minggu untuk 1 grand prix. Terlebih lagi aka nada perubahan jadwal MotoGP dimana akan memiliki kondisi cuaca yang berbeda. Taramasso mengatakan bahwa tidak masalah bagi Michelin untuk mengadakan 2 seri pertama dan mereka menunggu informasi lebih lanjut terkait perubahan jadwal.

“With the tyres we have in stock, we should not have any problems doing the first two races, that’s why we need certain information on the calendar”

Michelin pun tetap melakukan simulasi ban dengan memprediksi temperature dan kondisi, dengan itu mereka dapat menentukan komposisi yang tepat untuk ban tersebut. Terkait dengan pemberhentian pengembangan motor hingga musim 2021, Michelin tidak akan berhenti untuk mengembangkan spesifikasi ban dan tetap membuat jenis ban depan baru untuk musim 2021. Namun disayangkan pada tahun tersebut mereka tidak diperkenankan untuk melakukan test, jadi perilisan ban baru akan terjadi pada musim 2022.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Post a Comment