TheMandalikaGP

Sudah Capai Seluruh Target, Tapi Lorenzo Masih Ingin Kalahkan Honda

THEMANDALIKAGP – Dalam interview dengan ¡Cambia el mapa! Ayah juara dunia MotoGP Jorge Lorenzo mengungkapkan pendapatnya terkait keputusan Lorenzo selama karirnya di MotoGP. Chicho Lorenzo mengatakan bahwa semua keputusan yang diambil oleh Jorge adalah keputusan yang paling berani diambil oleh pembalap MotoGP seperti keputusannya meninggalkan Yamaha untuk Ducati dan kembali lagi ke Yamaha sebagai pembalap wildcard.

Sejak usia 3 tahun, Jorge Lorenzo sudah akrab dengan dunia balap motor. Masa remajanya benar-benar didedikasikan untuk balap motor hingga saat ini. Sosok Jorge Lorenzo dimata ayahnya adalah sosok pembalap yang luar biasa dan tidak akan berhenti balapan karena ia sangat menikmati saat-saat berada di sirkuit.

Seperti diketahui pada musim 2019 silam Lorenzo memutuskan untuk berhenti dari dunia balap. Namun tidak selang beberapa lama, ia kembali lagi ke lintasan dengan tim Yamaha sebagai pembalap wildcard. Menurut Chico, Lorenzo sangat beruntung karena tidak banyak pembalap yang sudah pensiun mendapatkan dukungan untuk kembali lagi ke MotoGP.

Bagi Chico, menjadi pembalap wildcard adalah pilihan yang paling tepat karena Lorenzo tidak akan berada dalam tekanan seperti tahun-tahun sebelumnya.

“The option of being a Test Rider and doing a wildcard is perfect because you don’t have to be out there giving up everything all year – obviously keep in physical shape – and you can still go to the races in a much more relaxed way, like Pedrosa is doing.”

“Pilihan untuk menjadi pembalap uji coba dan mendapatkan wildcard adalah pilihan terbaik karena ia tidak harus bertarung sepanjang tahun dan menjaga tubuhnya. Ia juga bisa mengikuti balapan sebanyak mungkin dengan santai seperti Pedrosa” ucap Chico

Chico menambahkan bahwa tidak menutup kemungkinan, anaknya akan kembali berkompetisi di MotoGP karena Jorge Lorenzo memiliki tim yang baik dan ia pun betul-betul menikmati balapan. Namun ia khawatir jika nantinya Lorenzo  berada dalam tekanan lagi seperti tahun-tahun sebelumnya, padahal Lorenzo telah mendapatkan seluruh targetnya. Namun masih ada satu tujuan yang belum diraih oleh Jorge Lorenzo yakni ia belum bisa mengalahkan Honda dengan hasil yang baik.

“He’s achieved all his objectives and he just has that one thorn in his side, which was the Honda that he couldn’t fight with and get good results.  I think Honda’s thorn stuck in him and I think somehow he wanted to pull it out and say ‘Hey, I can still win races’. I think he still has that haunting him.”

“Ia telah meraih semua tujuannya dan dia hanya punya satu tanduk dalam dirinya, yakni ia belum bisa mengalahkan Honda dengan hasil terbaik. Saya rasa tanduk ini terjebak didalam diri Lorenzo, dan saya rasa bagaimanapun tanduk tersebut akna mencuat dan bicara “hei saya masih bisa memenangkan balapan”. Saya rasa itu yang masih menghantui Lorenzo” tutupnya

Post a Comment