TheMandalikaGP

Tidak Cukup Pengalaman, Lorenzo Merasa Bersalah Punya Ambisi Kalahkan Rossi Di Tahun 2009

THEMANDALIKAGP – Lorenzo ternyata pernah merasa bersalah karena sifat argonsinya yang ingin mengalahkan Valentino Rossi pada Catalunya GP tahun 2009 lalu. Lorenzo yang baru menginjak usia 22 tahun dengan pengalaman dan jam terbang yang belum tinggi berniat mengalahkan Rossi namun niat itupun tak berhasil dilaksanakan oleh dirinya. Valentino Rossi yang saat itu sudah berusia 30 tahun dan memiliki pengalaman yang jauh lebih tinggi daripada Lorenzo, memenangkan Catalunya GP. Bagi Lorenzo, The Doctor, panggilan Valentino Rossi ini memiliki kemampuan yang baik dalam braking. Dalam musim 2009 Valentino Rossi juga mendapatkan gelar juara dunia dengan mengumpulkan 45 poin di akhir musim.
Jika kembali ke masa itu, Lorenzo yang saat itu masih dibilang cukup muda, merasa bersalah telah berambisi untuk mengalahkan sang juara. Namun dengan kesalahannya itu Lorenzo dapat belajar banyak terutama pada saat braking dan itu ia pelajari selama berada di Ducati.

“One part of me didn’t expect that move but another part of me did expect it, but I was a little bit too stubborn to really close the door, I was a little bit scared to close the door and change my racing line that I was doing for all the race, in that moment I was 22-years-old and I didn’t have the experience that I have now, Valentino was already 30 or almost 30 with a lot of experience,” 

“Satu yang tidak dapat saya sangka adalah saya terlalu keras kepala, pada saat itu saya berusia 22 tahun dan tidak memiliki pengalaman seperti saat ini, pada saat itu Valentino sudah berumur 30 tahun dengan banyak pengalaman” sebutnya.

Namun nasib berkata lain, Lorenzo kembali ke lintasan MotoGP sebagai pembalap uji coba setelah mengundurkan diri dari Honda, diprediksi ia akan menjadi rekan satu tim dengan Valentino Rossi di tim satelit Petronas Yamaha.

 

Post a Comment